PALOPO — Pendekatan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polres Palopo dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pelajar. Perkelahian antar siswa yang sempat terjadi di SMKN 2 Palopo akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Balandai, Aipda Herman, pada Senin (18/5/2026).
Mediasi berlangsung di lingkungan sekolah dengan melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK), staf sekolah, serta wali kelas dari kedua siswa yang terlibat.
Dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak diberikan kesempatan menyampaikan kronologi kejadian dan saling memahami kesalahan masing-masing. Pendekatan persuasif yang dilakukan bersama pihak sekolah pun membuahkan hasil positif.
Dua siswa yang sebelumnya sempat terlibat adu jotos akhirnya sepakat berdamai dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
Kasat Binmas Polres Palopo, Kompol Syamsul Bahri, mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas dalam menangani persoalan di lingkungan sekolah melalui pendekatan problem solving.
“Kami mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis, khususnya yang melibatkan pelajar. Peran Bhabinkamtibmas sangat penting sebagai mediator agar situasi tetap kondusif sekaligus memberikan edukasi kepada siswa untuk menjauhi tindakan kekerasan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian dalam melakukan pembinaan terhadap para pelajar guna mencegah terjadinya konflik serupa.
“Kami berharap pihak sekolah terus bersinergi dengan kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, dalam melakukan pembinaan kepada siswa. Pencegahan sejak dini sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku negatif,” tambahnya.
Dengan penyelesaian secara damai tersebut, situasi kamtibmas di lingkungan sekolah diharapkan tetap aman dan kondusif, sekaligus menjadi pembelajaran bagi para pelajar untuk mengedepankan penyelesaian masalah tanpa kekerasan.







