Aksi Geng Motor di Makassar Berujung Penangkapan, Empat Pelaku Diamankan

oleh -21 Dilihat
oleh

MAKASSAR — Aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok geng motor kembali terjadi di Kota Makassar dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Namun, upaya cepat aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil dengan diamankannya empat pelaku utama yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

Tim Resmob dari berhasil mengungkap kasus ini melalui operasi yang digelar pada Senin (4/5/2026) dini hari. Penangkapan dilakukan oleh Unit 5 Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum yang dipimpin oleh .

Keempat pelaku diamankan di sejumlah lokasi berbeda, di antaranya wilayah Kandea, Tallo, dan Bontoala. Penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan intensif yang dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait aksi penyerangan brutal yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 02.00 WITA di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala. Saat itu korban bersama dua rekannya tengah berboncengan sepeda motor ketika berpapasan dengan sekelompok geng motor.

Tidak lama setelah berpapasan, kelompok tersebut berbalik arah dan melakukan pengejaran terhadap korban. Dalam situasi yang berlangsung cepat, salah satu pelaku melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang mengenai bagian kepala korban. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka serius. Bahkan, korban sempat terlindas sepeda motor sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan patroli di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas kelompok geng motor. Saat melakukan patroli di wilayah Tallo, petugas kembali menemukan pergerakan mencurigakan di sekitar kompleks Universitas Hasanuddin yang diduga berkaitan dengan kelompok yang sama.

Pengejaran pun dilakukan hingga beberapa pelaku berhasil diamankan. Sebagian pelaku bahkan sempat diamankan oleh warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Dari hasil pengembangan, para pelaku diketahui telah terlibat dalam sejumlah aksi penyerangan di berbagai lokasi di Kota Makassar, di antaranya di Jalan Pongtiku yang sempat viral di media sosial, Jalan Urip Sumoharjo, hingga kawasan Monumen Korban 40.000 Jiwa.

“Aksi mereka dilakukan secara berkelompok dengan jumlah puluhan orang dan menggunakan sepeda motor untuk berkeliling. Beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ungkap .

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan berbagai jenis senjata seperti busur panah, parang, hingga benda tumpul untuk menyerang korban secara acak.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa mata busur, ketapel, senjata tajam, dua unit telepon genggam, serta sebuah dompet.

Saat ini, para tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Bontoala guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan geng motor tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat dampaknya yang meresahkan masyarakat. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas aksi kejahatan jalanan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.