Diam-Diam Luwu Timur Punya Banyak Talenta, FLS3N Jadi Buktinya

oleh -23 Dilihat
oleh

LUWU TIMUR — Kreativitas dan bakat generasi muda di Kabupaten Luwu Timur kembali mendapat ruang untuk berkembang melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten jenjang SD dan SMP Negeri maupun Swasta yang digelar, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur tersebut menjadi bukti bahwa Luwu Timur tidak hanya memiliki potensi di bidang akademik, tetapi juga menyimpan banyak talenta muda di bidang seni dan budaya.

Mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya,” kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Administrasi Umum Setdakab Luwu Timur, Askar, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Koordinator Umum FLS3N Irmal Gunawan, para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta guru pendamping SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Askar menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan pengembangan bakat peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, rasa percaya diri, semangat sportivitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dan menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman berharga untuk belajar, berkarya, dan memperluas persahabatan.

“Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kalian mampu menunjukkan semangat, disiplin, serta kerja keras,” tambahnya memberi motivasi kepada para peserta.

Sementara itu, Koordinator Umum FLS3N, Irmal Gunawan, menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk menggali dan menyeleksi berbagai potensi siswa di bidang non-akademik.

“Ajang ini sangat luar biasa untuk menyeleksi berbagai bakat anak. Selama ini kita lebih banyak berpikir akademik, padahal kemampuan non-akademik juga perlu diasah dan dikembangkan,” ungkap Irmal.

FLS3N tingkat Kabupaten Luwu Timur tahun ini berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Mei 2026, dengan mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni ansambel musik, musik tradisional, mendongeng, ilustrasi, menulis cerita, tari kreasi, menyanyi solo, dan pantomim.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap lahir generasi muda berprestasi yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.